All for Joomla All for Webmasters
    • 20 JUL 16
    • 0
    DDH Synopsis

    DDH Synopsis

    PERAWATAN DISLOKASI PANGGUL BAWAAN

    DiRumahSakitUmumDaerah Jombang

    Sebagai Rujukan Regional, RSUD Jombang mengampu rujukan dari wilayah Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten dan kota Kediri serta Kota Batu Malang.

    Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang telah mampu  melakukan perawatan penderita anak dengan kelainan Dislokasi Panggul Bawaan.

    Dislokasi Panggul Bawaan adalah suatu kelainan bentuk persendian panggul yang ditemukan pada bayi baru lahir atau pada masa awal anak -anak.

    Umumnya penderita datang atau dirujuk ke poli klinik Orthopaedi setelah orang tua mengetahui adanya keterlambatan anaknya berjalan dan atau jalannya pincang.

    Sebagai penyebab diantaranya faktor keturunan (genetik/keluarga), faktor mekanik seperti letak sungsang atau presentasi bokong.

    Faktor mekanik lainnya yaitu kebiasaan membedong bayi baru lahir dengan erat yang menyebabkan pinggul anak yang seharusnya sedikit menekuk menjadi lurus, membuat kemungkinan terjadinya DDH lebih tinggi.

    Manifestasi Klinik

    1. Keterbatasan gerak sendi panggul pada gerakan membuka selangkangan menjauhi
    2. Kaki panjangsebelah
    3. Pada anak yang sudah biasa berjalan, cara berjalannya pincang dan atau tidak

    1 copy2 copy3 copy

    Tujuan penanganan adalah mengembalikan posisi sendi panggul seanatomis dan sestabil mungkin.

    Makin muda usia anak makin mudah penatalaksanaannya karena belum timbul komplikasi anatomi sekunder sebagai penyulit.
    Apabila telah terlambat perlu dilakukan operasi rekonstruksi dari sendi panggul, operasi besar  yang berlangsung lama dan melibatkan beberapa bagian diluar bagian bedah orthopaedi dan trauma tologi. Diperlukan tim pembedahan dan anestesi yang solid dan padu, dukungan pihak keluarga serta tak lupa fasilitas pembedahan dan pendukung rumah sakit yang  memadai demi keamanan dan kelancaran jalannya operasi.

    4 copy 5 copy

    6 copy7 copy

    Penatalaksanaan penderita telah dilakukan di Instalasi Bedah Sentral RSUD  Jombang oleh KSM Orthopaedidan Traumatologi, dr Yvonne sarah K. Bintaryo Sp.OT – Spine dan dr. Juniarita Eva Santy Sp.OT – Pediatri, bekerja sama dengan SMFI lmu Kesehatan Anak, dr. Soewarsi Retnowati, Sp.A, drRetnoWulandari, Sp.A dan dr. Debby Ch. Sumantri, Sp.A dan KSM Anestesi, diwakili dr. EkaGita Wahyudi, Sp.An.

    Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bisa dilayani, apabila sesuai prosedur yang telah diatur oleh BPJS.

    Kelainan bawaan pada anak yang  lain yaitu CTEV (kaki bengkok). Pada saat ini di RSUD Kab. Jombang telah terbentuk komunitas anak dan orang tua anak penderita CTEV (kaki bengkok) dengan jumlah yang cukup. Kelompok ini berkumpul setiap minggu sekali yaitu pada hari Selasa dengan kegiatan : untuk penderita (anak) mendapatkan perawatan, sedangkan orang tua pendamping bias berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang cara perawatan anak penderita CTEV. Dengan demikian mereka akan saling memberikan dorongansemangatsatu sama lain.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Leave a reply →